Showing posts with label Grammaire. Show all posts
Showing posts with label Grammaire. Show all posts

Sunday, August 30, 2015

Kata Bantu dalam bahasa Prancis

La grammaire en indonésien vous permet de manipuler le vocabulaire pour obtenir des multiples formes d'un mot. Les règles grammaticales ci-dessous sont les plus importants en indonésien pour aider à relier les mots ou pour former une nouvelle structure. 

Nous commençons par les prépositions:
et: dan   sous: bawah  avant: sebelum   après: setelah  
à l'intérieur: dalam  à l'extérieur: di luar  
avec: dengan   mais: tapi  pour: untuk  
à partir de: dari  
à: untuk   dans: di  

Pour poser des questions, utilisez la commande suivante:
quoi ?: apa?   qui ?: siapa?  
comment ?: bagaimana?   pourquoi ?: mengapa?  
où ?: dimana?  

Quelques adverbes de temps les plus importants:
jamais: tak pernah   rarement: jarang  
parfois: kadang-kadang   habituellement: biasanya  
toujours: selalu   très: sangat  

Pronoms les plus couramment utilisés en indonésien:
je: aku   tu, vous: kau, kamu  
il: dia   elle: dia  
nous: kita   ils, elles: mereka  

Pour exprimer la possession de quelque chose [forme possessive]:
mon: saya   ton, votre: anda  
son: dia   sa: dia  
notre: kami   leur: mereka  

Quelques verbes au hasard pour montrer comment ils sont utilisés:
je parle anglais: saya berbicara bahasa inggris  
vous parlez français: anda berbicara bahasa perancis  
il parle allemand: ia berbicara bahasa jerman  
elle parle italien: ia berbicara bahasa italia  
j'ai visité la france: saya mengunjungi prancis  
je boirai du lait: saya akan minum susu  

Certaines structures grammaticales supplémentaires:
je vous comprends: saya memahami anda  
je ne vous comprends pas: saya tidak mengerti anda  
je ne parle pas français: saya tidak bisa bahasa prancis  
voici ma maison: ini rumah saya  
ce restaurant est loin: restoran itu jauh  
aucun problème: tidak ada masalah  

Partitive Article (Articles partitifs)

Well, dalam seri tulisan Belajar Bahasa perancis ini kita akan membahas mengenai Partitive Article (Articles partitifs). Kata sandang ini bisa diartikan ‘some’ dalam bahasa Inggris akan tetapi kadang-kadang juga tidak diartikan. Dalam bahasa indonesia, Partitive Article ini seringkali tidak diartikan. Jenis kata sandang ini ada empat, yaitu :

1. Du untuk masculine tunggal
2. De la untuk feminine tunggal
3. De l’' untuk masculine atau feminine yang diawali huruf vokal atau h muet
4. Des untuk masculine atau feminine jamak.

Kata sandang partitif ini digunakan untuk menunjukkan sebagian (tetapi tidak diketahui sebagian itu berapa banyak) dari benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun), atau jumlah yang tidak diketahui dari benda yang dapat dihitung.

Contoh penggunaan :

1. J’'ai du café (I have some cofee) (Saya memiliki kopi)
2. Avez-vous bu de thé? (Did you drink some tea?) (Apakah kamu sudah meminum teh?)
3. J’ai mangé de la salade hier (I ate salad yesterday) (Saya telah makan salad kemarin)

Tambahan :
1. Seperti halnya Indefinite articles, Partitive articles menjadi de (atau d’' apabila dihadapannya huruf vokal atau h muet) setelah kata kerja negatif selain être.
2. Setelah keterangan kuantitatif, gunakan de.

Contoh :

1. Je n’ai pas mangé de soupe. (Saya belum makan sup)
2. Il y a beaucoup de thé. (ada banyak teh)

Kata Sandang Dalam Bahasa Perancis – Articles français

Dalam bahasa Perancis dikenal tiga jenis kata sandang, yaitu:
1. Definite Article (Articles définis)
2. Indefinite Article (Articles indéfinis)
3. Partitive Article (Articles partitifs)

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas kata sandang (article) yang pertama. Yaitu definite article.
Oke, definite article dalam bahasa perancis memiliki arti ‘the’ dalam bahasa inggris. Bedanya, dalam bahasa perancis, kata sandang ini berubah tergantung kata benda di depannya, yaitu tergantung tunggal atau jamaknya benda serta gender dari benda tersebut, juga huruf depan kata benda itu.
Seperti dalam bahasa Inggris, penggunaan definite article dalam bahasa Perancis ini ialah untuk kata benda spesifik yang diketahui oleh pembicara dan pendengarnya.

Ada empat definite articles dalam bahasa perancis, yaitu :
1. le untuk masculine tunggal
2. la untuk feminine tunggal
3. l’ untuk masculine dan feminine yang dimulai huruf vokal atau h muet.
4. les untuk masculine dan feminine jamak.


Contoh penggunaan untuk le :
Le livre artinya buku (itu).

Contoh penggunaan untuk la :
La banque artinya bank (itu).

Contoh penggunaan untuk l’ :
L’'homme artinya laki-laki.
L’'enfant artinya anak

Contoh penggunaan untuk les :
Les livres artinya buku-buku.

Ada sedikit perbedaan dengan penggunaan definite article (the) dalam bahasa Inggris, dalam bahasa Perancis articles définis ini juga digunakan untuk kata benda jamak dengan interpretasi umum dan benda-benda abstrak. Contoh:
J’'aime la glace. (perhatikan, ada kata la disana). Dalam bahasa inggris, artinya I like ice cream (saya menyukai es krim). Perhatikan, tidak ada kata ‘the’ disana.


Contoh lain :

C’est la vie ! (Begitulah kehidupan).
J’aime le lait. (Saya suka susu)
J’aime les romans. (Saya suka novel)
Le capitalisme a transformé ce pays. (Kapitalisme telah merubah negara ini)

Verba-verba beraturan (les verbes réguliers)


Seluruh verba dalam bahasa Perancis dapat dibagi kedalam 4 kelompok yaitu:
Verba-verba dengan akhiran – er;

Verba-verba yang berakhiran dengan – ir;

Verba-verba yang berakhiran dengan – re; dan

Verba-verba yang berakhiran dengan – oir.

Yang paling banyak yaitu verba dengan akhiran – er.
Berikut ini contoh konyugasi verba yang beraturan. parler – bercakap.


je parle - saya berbicara

Tu parles - kamu berbicara

Il/elle parle - dia (m)/(f) berbicara

Nous parlons - kami/kita berbicara

Vous parlez - kamu semua/Anda berbicara

Ils/elles parlent - mereka berbicara


Dalam tasrif parler di atas, selalu ada parl-. Parl- inilah yang dinamai akar dari verba parler. Sedangkan yang tercetak huruf miring adalah akhiran (suffiks). Berikut ini verba-verba yang sama konyugasinya seperti parler. Buatlah konyugasinya dan pahami pula artinya.

chanter – menyanyi danser - berdansa
entrer – masuk chercher - mencari

jouer – bermain porter - membawa

demander – bertanya rester - tinggal

frapper – memukul tomber - jatuh

fermer – menutup trouver - menemukan

penser – berpikir aider - menolong

quitter – meninggalkan inviter - mengundang

réparer – membetulkan sauter – meloncat.

travailler - bekerja

Le pronom possessif (pronomina milik sebagai benda)


Pronomina milik dapat pula berfungsi sebagai benda dengan didahului oleh suatu kata sandang atau artikel. Untuk membedakannya dengan pronomina milik sebagai sifat, orang menambah sebuah tanda accent circonflexe (ˆ) di atas huruf o pada kata ganti notre dan votre. Sedangkan untuk kata ganti milik sebagai benda yang lain tidak ada masalah. Kata ganti milik dinamakan pronoms possessifs.
Contoh : La vôtre est meilleure. – Milik anda lebih bagus.

tunggal jamak
m f m f

le mien la mienne les miens les miennes

le tien la tienne les tiens les tiennes

le sien la sienne les siens les siennes

le/la nôtre les nôtres
le/la vôtre les vôtres

le/la leur

Dalam contoh berikut ini, Anda akan melihat kata ganti milik sebagai sifat di sebelah kiri, sebelahnya kata ganti milik sebagai benda.

Kata ganti dalam Bahasa Perancis

Kata ganti
on lui donne - orang memberi dia (m)

on lui donne - orang memberi dia (f)

on nous donne - orang memberi kami

on vous donne - orang memberi anda

on leur donne - orang memberi mereka (m)

on leur donne - orang memberi mereka (f).


Contoh penggunaan lengkap :

On nous donne. - Orang memberi kita.
On ne nous donne pas. - Orang tidak memberi kita.

Nous donne-t-on? - Apakah orang memberi kita?

On nous a donné. - Orang sudah memberi kita.

Nous a-t-on donné? - Apakah orang sudah memberi kita?

On ne nous a pas donné - Orang sudah tidak memberi kita

Ne nous a-t-on pas donné? - Apakah orang sudah tidak memberi kita?


Selain dari pada itu fungsi dari pronomina orang memberi penekanan terhadap sesuatu hal yang berkaitan dengan kepemilikan. Pelajarilah skema berikut ini.

Subjek Objek penyerta
je me

tu te

il lui

elle lui

nous nous

vous vous

ils leur

elles leur

Objek penderita Bentuk Penekanan
me moi

te toi

le lui

la elle

nous nous

vous vous

ils eux

elles elles

Contoh dalam kalimat:
Je suis chez moi. - saya ada dirumah.

Tu es chez toi. - kamu ada dirumah.

il est chez lui. - dia (m) ada dirumah.

elle est chez elle. - dia (f) ada dirumah.

nous sommes chez nous. - kami ada dirumah.

vous etes chez vous. - kamu/anda ada dirumah.

ils sont chez eux. - mereka ada dirumah.

elles sont chez elles. - mereka ada dirumah.

Waktu-waktu (les temps)

Waktu-waktu (les temps)
Anda telah tahu bahwa waktu dapat dibagi menjadi 3 yaitu waktu lampau, kini atau sekarang dan yang akan datang. Dalam gramatika Perancis, bentuk kata kerja berdasarkan pembagian waktu-waktu ini yaitu sebagai berikut:
a. Waktu lampau.
1) L’imparfait.
2) Le passé composé.
3) Le passé simple.
4) L’imparfait du subjonctif.
5) Le passé antérieur dan le plus-que-parfait.
b. Waktu sekarang.
1) Le présent.
2) Le présent du subjontif.
c. Waktu akan datang.
1) Le futur.
2) Le futur du passé.
3) Le futur antérieur.
Pronomina orang dan milik (pronom personnel et pronom possessif)
1.1 Pronomina persona (le pronom personnel)
Bahasa Perancis memiliki beberapa macam kata ganti orang. Ada sebagai subjek dan ada pula sebagai objek penderita atau penyerta. Bahkan ada kata ganti orang yang bertujuan untuk menegaskan sesuatu hal. Contoh :

1. Orang melihat saya.
2. Saya memberi sebuah blog kepada Paul.
Keterangan:
Kata-kata yang ditulis dengan huruf miring yaitu pronomina orang. Pada kalimat kesatu “saya” adalah objek penderita. Kalimat kedua “saya” adalah subjek atau pelaku tindakan. Sedangkan Paul merupakan objek penyerta. Sebuah blog dikenal sebagai objek penderita.

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penderita yaitu:
on me voit - orang melihat saya

on te voit - orang melihat kamu

on le voit - orang melihat dia (m)

on la voit - orang melihat dia (f)

on nous voit - orang melihat kami

on vous voit - orang melihat anda

on les voit - orang melihat mereka (m)

on les voit - orang melihat mereka (f).

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penyerta yaitu:
on me donne - orang memberi saya

on te donne - orang memberi kamu

Waktu kini sedang (le présent de l’indicatif)


“Waktu kini belum selesai “ atau disebut dalam bahasa Perancis le présent de l’indicatif yaitu waktu yang menunjukkan bahwa perbuatan atau tindakan sedang dilakukan saat pembicaraan. Artinya perbuatan tersebut belum berakhir atau kegiatan masih berlangsung. Bentuk le présent ini punya verba-verba yang beraturan dan tidak beraturan. Dalam bahasa Inggris, bentuk le présent sepadan dengan Simple Present Tense.

Verba-verba tidak beraturan (les verbes irréguliers)
Dalam bahasa Perancis, Anda akan menemukan banyak verba dengan konyugasi tidak beraturan. Yang paling utama 2 verba yaitu avoir – punya dan être – ada. Kedua verba ini selain sebagai verba biasa juga sebagai verba bantu.

Être – ada (lah)

Je suis - Aku ada (lah) (orang pertama tunggal)

Tu es - kau ada (lah) (orang kedua tunggal)

Il est - Ia (m) ada (lah) (orang ketiga tunggal)

Elle est - Ia (f) ada (lah) (orang ketiga tunggal)

Nous sommes - Kita/kami ada (lah) (orang pertama tunggal)

Vous êtes - Kamu semua/Anda/kalian ada (lah) (orang kedua tunggal)

Ils sont - Mereka ada (lah) (orang ketiga jamak)

Elles sont - Mereka ada (lah) (orang ketiga jamak).

Avoir – punya

J’ai - saya mempunyai (orang pertama tunggal)

Tu as - kamu mempunyai (orang kedua tunggal)

Il a - dia (m[1]) mempunyai (orang ketiga tunggal)

Elle a - dia (f[2]) mempunyai (orang ketiga tunggal)

Nous avons - kami/kita mempunyai (orang pertama jamak)

Vous avez - kamu semua/Anda/kalian mempunyai (orang kedua jamak)

Ils ont - mereka (m) mempunyai (orang ketiga jamak)

Elles ont - mereka (f) mempunyai (orang ketiga jamak)


[1] m = masculin – jantan (laki-laki). Tanda (m) dan (f) dipakai pula dalam halaman-halaman seterusnya.

[2] f = féminin – betina (perempuan).

Verba-verba berubah bunyi (les verbes changent les sons)

Verba-verba berubah bunyi (les verbes changent les sons)

Infinitif yaitu verba yang belum mendapat imbuhan. Jika akhiran kata kerja ini dihilangkan, maka tinggallah apa yang dikenal dengan akar verba. Dari ke 4 golongan verba yang telah kita pelajari, hadir pula verba-verba dengan e yang tidak bersuara, sehingga diucapkan seperti appeler [aplee] – memanggil; jeter [zytee] – melempar; dan peser [pzee] – menimbang.
peser - menimbang
acheter - membeli
appeler - memanggil
Je pèse
tu pèses
il/elle pèse
nous pesons
vous pesez
ils/elles pèsent
J’achète
tu achètes
il/elle achète
nous achetons
vous achetez
ils/elles achètent
J’appelle
tu appelles
il/elle appelle
nous appellons
vous appelez
ils/elles appellent
mener - mengarahkan
espérer - berharap
jeter - melempar
Je mène
tu mènes
il/elle mène
nous menons
vous menez
ils/elles mènent
j’espère
tu espères
il/elle espère
nous espérons
vous espérez
ils/elles espèrent
je jette
tu jettes
il/elle jette
nous jetons
vous jetez
ils/elles jettent
Remarque
Verba jeter (zyetee), suku kata terakhir mengandung e yang tidak bersuara. Pada peser, acheter, appeler, mener, terlihat ada suku kata er diawali e yang tidak bersuara. Agar e terjaga tetap bersuara, e yang pertama harus diubah. Passé composé jeter: j’ai jété; j’ai espéré.

Verba-verba dengan – yer (les verbes ont le mot – yer)

Infinitif dengan akhiran – yer, huruf y dalam verba-verba tersebut mengalami perubahan jadi ie di depan sebuah e ‘bisu’. Misalnya pada verba: employer (memakai, menggunakan) dan payer (membayar).
employer - menggunakan
payer – membayar
J’emploie – saya menggunakan dst.
tu emploies
il/elle emploie
nous employons
vous employez
ils/elles emploient
Je paie/paye – aku membayar dst.
tu paies
il/elle paie
nous payons
vous payez
ils/elles paient/payent
Dalam praktik percakapan, verba - eyer mempunyai 2 macam bentuk konyugasi. Hal ini hanya berlaku pada orang pertama tunggal dan orang ketiga jamak:
Je paye/paie - saya membayar
ils/elles payent/paient - mereka membayar

Present du subjonctif

Subjonctif berhubungan dengan 2 macam waktu dalam setiap verba, yakni waktu kini (présent du subjonctif) dan waktu lampau (imparfait du subjonctif). Untuk membuat kalimat dalam bentuk présent du subjonctif dilakukan dengan cara mengambil atau memotong – nt dari pelaku orang ketiga jamak bentuk présent de l’indicatif. Kemudian sisanya inilah yang merupakan orang pertama tunggal pada bentuk subjonctif.
Contoh: Ils craigne-nt, orang ketiga jamak présent (infinitif: craindre - takut) menjadi: que je craigne, yaitu orang pertama subj.). Dengan menambah akhiran ( -e, -es, -e, - ions, iez, - ent) di belakang akar tersebut, dengan mudah kita dapat membuat bentuk subjonctif ini pada verba lain, kecuali untuk kata kerja : être, avoir, aller, faire, pouvoir, savoir, valoir dan vouloir. Karena verba-verba yang disebutkan terakhir ini merupakan présent du subjonctif yang tidak beraturan, sehingga perlu pembahasan secara khusus.
Di bawah ini beberapa perasaan yang harus kita buat dalam kalimat subjonctif.
v Jika dalam kalimat pokok terdapat verba yang menyatakan suatu keinginan (vouloir – mau; exiger – menuntut; désirer – menginginkan)
Contoh :
Je veux que vous travailler. - Saya mau kamu sekalian/anda bekerja.
On exige que nous partions. - Orang menuntut supaya kami berangkat.
v Suatu perasaan (craindre – takut; regretter – menyesal; être content – puas; c’est dommage – menyayangkan).
Contoh :
Elle craint que sa mere soit tombée malade.
(Dia takut sampai ibunya jatuh sakit).
C’est dommage qu’il ne fût pas venu.
(Sayang bila dia tidak datang).
v Sebuah keraguan atau ingkar (douter, nier).
Contoh :
Je doute qu’elle soit heureuse. - Saya ragu apakah dia berbahagia.
v Suatu keharusan atau ke (tidak) mungkinan (il faut, il est nécessaire, il est (im) possible).
Contoh :
Il était nécessaire qu’on eût plus d’argent.
(Adalah perlu bahwa orang memiliki uang lebih).
v Jika di antara induk kalimat dengan anak kalimat dipakai kata-kata sambung seperti: afin que, avant que, sans que.
Contoh :
Il travaille afin qu’il réussisse.
(Dia bekerja sampai dia berhasil (akan berhasil).
Nous venons avant que vous soyez parti.
(Kami datang sebelum anda berangkat).
Il partait sans que personne ne le vît.
(Dia berangkat tanpa seseorang melihatnya).
v Dalam anak kalimat sifat, jika anteseden[1] memenuhi persyaratan yang pasti.
Contoh :
Il n’y a personne qui puisse faire cela.
(Tidak seorang pun yang dapat mengerjakan itu).
Jakarta est la plus belle ville qu’il y ait dans notre pays.
(Jakarta adalah kota paling cantik yang ada di negara kita).


[1] anteseden berasal dari antecedent yang berarti “sesuatu benda/orang” yang telah diketahui sebelumnya.

Imparfait

Imparfait
Waktu lampau belum selesai (l’imparfait)
Berdasarkan pembagian waktu yang telah kita lakukan dalam bab sebelumnya, maka pembahasan mengenai waktu akan kita mulai dengan waktu lampau. Imparfait yaitu waktu dimana perbuatan masih sedang dilakukan ditinjau dari waktu lampau. Dalam bahasa Inggris bentuk waktu seperti ini disebut Past tense atau The Imperfect. Bentuk ini menyatakan pula tindakan yang berulang. Untuk membuat bentuk imparfait dilakukan dengan cara menambah akhiran seperti je – ais; tu – ais; il/elle – ait; nous – ions; vous – iez; ils/elles – aient setelah akar kata kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa imparfait digunakan untuk menyatakan:

· suatu situasi (une situation);
· sebuah kegiatan sedang berlangsung (dilaksanakan) waktu lalu (une action en train de s’accomplir);

· suatu kebiasaan (une habitude),

je donnais - aku memberi (kan)
tu donnais - kau memberi (kan)

il/elle donnait - dia (m)/dia (f) memberi (kan)

nous donnions - kami/kita memberi (kan)

vous donniez - kamu semua/kalian/Anda memberi (kan)

ils/elle donnaient - mereka memberi (kan)