Sunday, August 30, 2015

Kata ganti dalam Bahasa Perancis

Kata ganti
on lui donne - orang memberi dia (m)

on lui donne - orang memberi dia (f)

on nous donne - orang memberi kami

on vous donne - orang memberi anda

on leur donne - orang memberi mereka (m)

on leur donne - orang memberi mereka (f).


Contoh penggunaan lengkap :

On nous donne. - Orang memberi kita.
On ne nous donne pas. - Orang tidak memberi kita.

Nous donne-t-on? - Apakah orang memberi kita?

On nous a donné. - Orang sudah memberi kita.

Nous a-t-on donné? - Apakah orang sudah memberi kita?

On ne nous a pas donné - Orang sudah tidak memberi kita

Ne nous a-t-on pas donné? - Apakah orang sudah tidak memberi kita?


Selain dari pada itu fungsi dari pronomina orang memberi penekanan terhadap sesuatu hal yang berkaitan dengan kepemilikan. Pelajarilah skema berikut ini.

Subjek Objek penyerta
je me

tu te

il lui

elle lui

nous nous

vous vous

ils leur

elles leur

Objek penderita Bentuk Penekanan
me moi

te toi

le lui

la elle

nous nous

vous vous

ils eux

elles elles

Contoh dalam kalimat:
Je suis chez moi. - saya ada dirumah.

Tu es chez toi. - kamu ada dirumah.

il est chez lui. - dia (m) ada dirumah.

elle est chez elle. - dia (f) ada dirumah.

nous sommes chez nous. - kami ada dirumah.

vous etes chez vous. - kamu/anda ada dirumah.

ils sont chez eux. - mereka ada dirumah.

elles sont chez elles. - mereka ada dirumah.

Waktu-waktu (les temps)

Waktu-waktu (les temps)
Anda telah tahu bahwa waktu dapat dibagi menjadi 3 yaitu waktu lampau, kini atau sekarang dan yang akan datang. Dalam gramatika Perancis, bentuk kata kerja berdasarkan pembagian waktu-waktu ini yaitu sebagai berikut:
a. Waktu lampau.
1) L’imparfait.
2) Le passé composé.
3) Le passé simple.
4) L’imparfait du subjonctif.
5) Le passé antérieur dan le plus-que-parfait.
b. Waktu sekarang.
1) Le présent.
2) Le présent du subjontif.
c. Waktu akan datang.
1) Le futur.
2) Le futur du passé.
3) Le futur antérieur.
Pronomina orang dan milik (pronom personnel et pronom possessif)
1.1 Pronomina persona (le pronom personnel)
Bahasa Perancis memiliki beberapa macam kata ganti orang. Ada sebagai subjek dan ada pula sebagai objek penderita atau penyerta. Bahkan ada kata ganti orang yang bertujuan untuk menegaskan sesuatu hal. Contoh :

1. Orang melihat saya.
2. Saya memberi sebuah blog kepada Paul.
Keterangan:
Kata-kata yang ditulis dengan huruf miring yaitu pronomina orang. Pada kalimat kesatu “saya” adalah objek penderita. Kalimat kedua “saya” adalah subjek atau pelaku tindakan. Sedangkan Paul merupakan objek penyerta. Sebuah blog dikenal sebagai objek penderita.

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penderita yaitu:
on me voit - orang melihat saya

on te voit - orang melihat kamu

on le voit - orang melihat dia (m)

on la voit - orang melihat dia (f)

on nous voit - orang melihat kami

on vous voit - orang melihat anda

on les voit - orang melihat mereka (m)

on les voit - orang melihat mereka (f).

Bentuk kata ganti orang sebagai pelengkap penyerta yaitu:
on me donne - orang memberi saya

on te donne - orang memberi kamu

Waktu kini sedang (le présent de l’indicatif)


“Waktu kini belum selesai “ atau disebut dalam bahasa Perancis le présent de l’indicatif yaitu waktu yang menunjukkan bahwa perbuatan atau tindakan sedang dilakukan saat pembicaraan. Artinya perbuatan tersebut belum berakhir atau kegiatan masih berlangsung. Bentuk le présent ini punya verba-verba yang beraturan dan tidak beraturan. Dalam bahasa Inggris, bentuk le présent sepadan dengan Simple Present Tense.

Verba-verba tidak beraturan (les verbes irréguliers)
Dalam bahasa Perancis, Anda akan menemukan banyak verba dengan konyugasi tidak beraturan. Yang paling utama 2 verba yaitu avoir – punya dan être – ada. Kedua verba ini selain sebagai verba biasa juga sebagai verba bantu.

Être – ada (lah)

Je suis - Aku ada (lah) (orang pertama tunggal)

Tu es - kau ada (lah) (orang kedua tunggal)

Il est - Ia (m) ada (lah) (orang ketiga tunggal)

Elle est - Ia (f) ada (lah) (orang ketiga tunggal)

Nous sommes - Kita/kami ada (lah) (orang pertama tunggal)

Vous êtes - Kamu semua/Anda/kalian ada (lah) (orang kedua tunggal)

Ils sont - Mereka ada (lah) (orang ketiga jamak)

Elles sont - Mereka ada (lah) (orang ketiga jamak).

Avoir – punya

J’ai - saya mempunyai (orang pertama tunggal)

Tu as - kamu mempunyai (orang kedua tunggal)

Il a - dia (m[1]) mempunyai (orang ketiga tunggal)

Elle a - dia (f[2]) mempunyai (orang ketiga tunggal)

Nous avons - kami/kita mempunyai (orang pertama jamak)

Vous avez - kamu semua/Anda/kalian mempunyai (orang kedua jamak)

Ils ont - mereka (m) mempunyai (orang ketiga jamak)

Elles ont - mereka (f) mempunyai (orang ketiga jamak)


[1] m = masculin – jantan (laki-laki). Tanda (m) dan (f) dipakai pula dalam halaman-halaman seterusnya.

[2] f = féminin – betina (perempuan).

Subjek dalam Bahasa Perancis

Dalam b.perancis ada beberapa subjek, yaitu : Je, tu, vous, il, elle, dan nous.

Je artinya saya
Tu artinya kamu (informal)
Vous artinya anda (formal), kalian
Nous artinya kita
il artinya dia (laki2)
elle artinya dia (perempuan).
ils artinya mereka laki-laki banyak
elles artinya mereka perempuan banyak.

contoh :
je t’'aime : Saya mencintaimu
Tu m’'aimes : Kamu mencintaiku
Il t’'aime : Dia (he) mencintaimu
elle t'’aime : Dia (She) mencintaimu

Kata-kata dasar untuk berkenalan dalam bahasa prancis

Berikut adalah kata-kata dasar untuk berkenalan dalam bahasa prancis.

Mari belajar bahasa prancis!!

Bonjour, je m’appelle Lycans.
Hai/Selamat Pagi/Selamat Siang, Nama saya Lycans.

Enchanté.
Senang berkenalan dengan Anda

Comment ça va?
Apa kabar?

Je vais bien, merci. Et vous?
Saya baik-baik saja, terimakasih. Kalo kamu?

Très bien, merci.
Baik-baik saja, terimakasih.

Au revoir.
Sampai jumpa.

Verba-verba berubah bunyi (les verbes changent les sons)

Verba-verba berubah bunyi (les verbes changent les sons)

Infinitif yaitu verba yang belum mendapat imbuhan. Jika akhiran kata kerja ini dihilangkan, maka tinggallah apa yang dikenal dengan akar verba. Dari ke 4 golongan verba yang telah kita pelajari, hadir pula verba-verba dengan e yang tidak bersuara, sehingga diucapkan seperti appeler [aplee] – memanggil; jeter [zytee] – melempar; dan peser [pzee] – menimbang.
peser - menimbang
acheter - membeli
appeler - memanggil
Je pèse
tu pèses
il/elle pèse
nous pesons
vous pesez
ils/elles pèsent
J’achète
tu achètes
il/elle achète
nous achetons
vous achetez
ils/elles achètent
J’appelle
tu appelles
il/elle appelle
nous appellons
vous appelez
ils/elles appellent
mener - mengarahkan
espérer - berharap
jeter - melempar
Je mène
tu mènes
il/elle mène
nous menons
vous menez
ils/elles mènent
j’espère
tu espères
il/elle espère
nous espérons
vous espérez
ils/elles espèrent
je jette
tu jettes
il/elle jette
nous jetons
vous jetez
ils/elles jettent
Remarque
Verba jeter (zyetee), suku kata terakhir mengandung e yang tidak bersuara. Pada peser, acheter, appeler, mener, terlihat ada suku kata er diawali e yang tidak bersuara. Agar e terjaga tetap bersuara, e yang pertama harus diubah. Passé composé jeter: j’ai jété; j’ai espéré.

Verba-verba dengan – yer (les verbes ont le mot – yer)

Infinitif dengan akhiran – yer, huruf y dalam verba-verba tersebut mengalami perubahan jadi ie di depan sebuah e ‘bisu’. Misalnya pada verba: employer (memakai, menggunakan) dan payer (membayar).
employer - menggunakan
payer – membayar
J’emploie – saya menggunakan dst.
tu emploies
il/elle emploie
nous employons
vous employez
ils/elles emploient
Je paie/paye – aku membayar dst.
tu paies
il/elle paie
nous payons
vous payez
ils/elles paient/payent
Dalam praktik percakapan, verba - eyer mempunyai 2 macam bentuk konyugasi. Hal ini hanya berlaku pada orang pertama tunggal dan orang ketiga jamak:
Je paye/paie - saya membayar
ils/elles payent/paient - mereka membayar

Present du subjonctif

Subjonctif berhubungan dengan 2 macam waktu dalam setiap verba, yakni waktu kini (présent du subjonctif) dan waktu lampau (imparfait du subjonctif). Untuk membuat kalimat dalam bentuk présent du subjonctif dilakukan dengan cara mengambil atau memotong – nt dari pelaku orang ketiga jamak bentuk présent de l’indicatif. Kemudian sisanya inilah yang merupakan orang pertama tunggal pada bentuk subjonctif.
Contoh: Ils craigne-nt, orang ketiga jamak présent (infinitif: craindre - takut) menjadi: que je craigne, yaitu orang pertama subj.). Dengan menambah akhiran ( -e, -es, -e, - ions, iez, - ent) di belakang akar tersebut, dengan mudah kita dapat membuat bentuk subjonctif ini pada verba lain, kecuali untuk kata kerja : être, avoir, aller, faire, pouvoir, savoir, valoir dan vouloir. Karena verba-verba yang disebutkan terakhir ini merupakan présent du subjonctif yang tidak beraturan, sehingga perlu pembahasan secara khusus.
Di bawah ini beberapa perasaan yang harus kita buat dalam kalimat subjonctif.
v Jika dalam kalimat pokok terdapat verba yang menyatakan suatu keinginan (vouloir – mau; exiger – menuntut; désirer – menginginkan)
Contoh :
Je veux que vous travailler. - Saya mau kamu sekalian/anda bekerja.
On exige que nous partions. - Orang menuntut supaya kami berangkat.
v Suatu perasaan (craindre – takut; regretter – menyesal; être content – puas; c’est dommage – menyayangkan).
Contoh :
Elle craint que sa mere soit tombée malade.
(Dia takut sampai ibunya jatuh sakit).
C’est dommage qu’il ne fût pas venu.
(Sayang bila dia tidak datang).
v Sebuah keraguan atau ingkar (douter, nier).
Contoh :
Je doute qu’elle soit heureuse. - Saya ragu apakah dia berbahagia.
v Suatu keharusan atau ke (tidak) mungkinan (il faut, il est nécessaire, il est (im) possible).
Contoh :
Il était nécessaire qu’on eût plus d’argent.
(Adalah perlu bahwa orang memiliki uang lebih).
v Jika di antara induk kalimat dengan anak kalimat dipakai kata-kata sambung seperti: afin que, avant que, sans que.
Contoh :
Il travaille afin qu’il réussisse.
(Dia bekerja sampai dia berhasil (akan berhasil).
Nous venons avant que vous soyez parti.
(Kami datang sebelum anda berangkat).
Il partait sans que personne ne le vît.
(Dia berangkat tanpa seseorang melihatnya).
v Dalam anak kalimat sifat, jika anteseden[1] memenuhi persyaratan yang pasti.
Contoh :
Il n’y a personne qui puisse faire cela.
(Tidak seorang pun yang dapat mengerjakan itu).
Jakarta est la plus belle ville qu’il y ait dans notre pays.
(Jakarta adalah kota paling cantik yang ada di negara kita).


[1] anteseden berasal dari antecedent yang berarti “sesuatu benda/orang” yang telah diketahui sebelumnya.